Friday, March 4, 2016

Bukit FathIn San, Sungailiat, Bangka

Kalau kemaren kita main ke Bangka Tengah sekarang kita akan bergeser ke Bangka Induk. ya kita akan berkunjung dan bertandang ke kota terbesar ke dua di Pulau Bangka. ya Kota Sungailiat. Kota Sungai liat berjarak sekitar 32 Km dan membutuhkan 45 menit perjalanan dari Kota Pangkalpinang. Menyandang sebagai predikat kota teramai kedua di pulau Bangka dan memiliki begitu banyak tempat menarik untuk dikunjungi tidak ada salahnya untuk menjelajahi kota ini apabila anda berada di Pulau Bangka.

Sungailiat merupakan Ibukota kabupaten Bangka induk memiliki banyak tempat menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah bukit FathIn San. Bukit Fathin san merupakan dataran tinggi di barat kota Sungailiat, lebih tepat di Kelurahan Parit Padang Kota Sungailiat. 
Pemandangan kota Sungailiat dari atas bukit fathin san
Akses menuju bukit ini lumayan mudah jika anda datang dari Kota Pangkal Pinang. sesampainya anda digerbang kota Sungailiat dan sudah nampak gerbang komplek perkantoran kabupaten bangka anda ambil Jalur kekiri dan terus lurus ke Barat dan gerbang menuju bukit ini ada di sebelah kanan jalan. 
Jalan menuju ke bukit ini masih jalan tanah mengingat belum diaspalnya jalan menuju ke sana. namun tidak ada masalah jika anda berkunjung kesini dalam keadaan hari cerah karena kalau hari hujan jalan becek dan itu sangat merrepotkan jika anda membawa kendaraan roda dua. Jika adan membawa kendaraan roda anda akan dikenai retribusi 5000/motor untuk mobil saya kurang tau karena saya kesana tidak membawa mobil :). jika membawa kendaraan anda dapat memarkir kendaraan anda di atas bukit dan jalan menuju ke atas sangat menanjak.

Oke, dari tadi kita masih bicara tentang akses. Jadi ada apa sebenarnya di bukit ini?? oke sebenarnya tempat ini adalah salah satu tempat peribadatan umat Budha, ya meski anda bukan penganut agama budha masih bisa berkunjung kesini. Lebih cocoknya tempat ini adalah tempat hiking dan mendaki, mengingat bukit ini lumayan menguras tenaga untuk didaki. melewati tangga setapak yang didesain ala-ala dan berdesain great wall atau tembok cina membuat pendakian lebih menarik. bukit ini ada tiga tempat perhentian diperhentian pertama merupakan tempat parkir dimana anda akan disambut dengan naga besar ditepi kolam ikan ditemani dengan gemercik air perbukitan. Di perhentian kedua merupakan tempat patung Budha menghadap ke timur dengan latar Kota Sungailiat dan sampai kelautan lepas. di balkon depan patung Budha inilah tempat selfie yang menarik apalagi cuaca dengan keadaan cerah. Bukit fathIn San
Di pelataran kedua ini hampir seluruh kota Sungailiat terlihat, dengan latar lautan lepas dan sebuah bukit yang lebih rendah dari atas membuat pemandangan semakin menarik. Di antara perhentian tempat parkir dan tempat perhentian kedua terdapat tempat sembahyang dari batu namun saya tidak tau persis ada apa yang di dalam karena saya tidak begitu nyaman untuk masuk mengingat saya bukan penganut Budha namun sempat saya abadikan seperti dibawah ini. fathin san bangka
Perhentian kedua sudah menguras tenaga lanjut ke perhentian ke tiga dimana kita akan melewati hutan dan jalur pendakian yang lebih menantang lagi, diperhentian ketiga merupakan titik tertinggi dari objek hiking ini. diperhentian ketiga kita akan disambu oleh patung kepala naga yang lumayan besar dan masih menghadap ke timur.
 Jika sudah sampai ke perhentian ketiga berarti hiking sudah selesai kalo mau selesai sih. sudah sampai keatas siapkan tenaga untuk turun.Bangka dijamin tuh kaki sudah berasa ngayuh becak 5 km bolak balik hahah. Selain pemadangan dataran tinggi dan jalur pendakian menantang  kita juga dapat menyaksikan bajing yang unik khas perbukitan disana menurut saya dan burung burung liar yang cantik namun itu lumrah mengingat sepertinya kawasan perbukitan ini dilindungi. Bukit Fathin San 


Sudah capek ngetik... seandainya ada pertanyaan silaken komen dibawah kalau ada sih itupun kalau ada yang baca hehe..


Information:
Jarak Pangkal Pinang - Sungailiat 32 Km 45 menit perjalanan darat
Retribusi masuk 5k-10k IDR
tidak ada transportasi umum kesini

Thursday, February 25, 2016

Danau Kaolin, Air Bara, Bangka

Selamat Malam..
kali ini saya akan memposting salah satu tempat yang lagi booming dan lagi naik daun untuk didatangi di Pulau Bangka. Ya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memisahkan diri 15 tahun lalu dari Sumatera Selatan menyimpan begitu banyak potensi yang belum tergali. mungkin kalau mendengar Bangka Belitung orang lebih memilih Belitung untuk tujuan wisata karena (katanya) Belitung lebih bagus dari Bangka. ya saya belum pernah ke Belitung Soalnya jadi tidak terlalu tau bagusnya seperti apa. Namun sekarang berhubung saya lagi berdomisli di pulau Bangka jadi ceritanya pulau bangka saja.

Kembali ke topik yang lagi naik daun tadi, jadi ceritanya setelag beberapa minggu saya mejejakkan kaki di Pulau bangka setelah pesawat garuda Indonesia menderat dengan selamat Januari lalu, fix saya menghirup udara pulau bangka beserta segala macam delema yang menjadi satu paket haha.

Ya kali ini kita mulai dari Bangka Tengah, karena tanah Bangka yang pertama saya tapaki itu adalah Bangka Tengah. Kabupaten yang mengusai sebagian pantai Timur Bangka ini beribukota Koba, Koba itu sekitar satu jam perjalana dari pusat pemerintahan dan sekaligus kota terbesar pulau bangka - Pangkal Pinang, Sekitar 10-15 menit perjalanan dari Kota Koba menuju ke Toboali- Bangka Selatan terdapat tempat selfie yang menawan yang disebut Danau Kaolin. Ini sebenarnya bukanlah danau sungguhan yang terbentuk alami melainkan cekungan bekas penambangan timah yang berisi air yang memantulakn warna air yang biru seperti langit, yang dikelilingi oleh bekas pasir timah yang putih membuat suasana sekitar mirip es di kutub. 

Tempat ini sendiri berada di Desa Air Bara, Kabupaten Bangka Tengah. akses kesini secara umum lancar dan mulus kalau dari pangkal pinang dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan selama 1-1,25 jam perjalanan. terlentak tidak jauh dari Jalan lintas provinsi Koba-Toboali. dari Jalan lintas kita akan melewati jalan tanah kurang lebih 200 meter, yang jika hari hujan becek hati-hati untuk yang menggunakan kendaraan roda empat kejebak lumpur.

Secara umum tempat ini belum cocok disebut tempat wisata mengingat ketersedian infrastruktur yang tidak memadai. namun kalau sekedar mengisi perut bila lapar meminum es bila haus tidaklah terlalu susah didapat. Lumrah. karena tempat ini merupakan areal pertambangan tradisonal timah. yang pada hari biasa pun kita masih bisa menyaksikan penambangannya.

Sangat disayangkan bila cekungan cekungan menarik ini tidak digarap sedemikian rumah oleh pemda setempat. tidak tau kenapa apakah karena ini lahan miliki warga atau milik konsensi entahlah. menurut saya jika lahan ini direklamasi dan dijadikan taman yang indah seperti dibeberapa tempat di dunia yang menyulap lahan bekas tambang mennjadi tempat yang lebih bermanfaat.

Dan, Bagi anda yang berencana berkunjung ke tempat ini sediakan tabir surya karena teriknya matahari dan siap siap ambil resiko terpapar radiasi karena konon katanya lahan bekas tambang bukan tempat rekreasi, ah bodoh amat yang penting selfie toh kita disana tidak berlama lama kan? heheh. 

Information :
Jarak tempuh dari Pangkal Pinang - Koba = 1 Jam
Koba - Air Bara = 10-15 Menit
Transportasi = tidak ada kendaraan umum pake kendaraan pribadi.


Monday, May 25, 2015

ALASAN MENGAPA TINGGAL DI JAMBI SEJAUH INI MENGESANKAN.

Selamat sore, selamat datang saya ucapkan untuk jiwa ngeblog yang telah menjadi zombie, datang kemudian mati. Lalu bangkit. Tak seberapa lama mati kembali, ah itulah kenyataan kadang hobimu akan terbentul hal-hal lain yang menjadi prioritas dimana hobi mu menjadi formalitas diatas kertas. Then saya rasa lebih dari cukup untuk pembukaan postingan kali ini. Paragraf singkat namun semoga mewakili domain ini yang kembali berisi mesti mungkin tak ada lagi nyawa didalamnya ya sebegitu saja paragraf pertamanya.


Sekarang paragraf kedua, sepertinya sudah tertatih ini. Kembali ke judul postingan. Ya saya akan mencoba mereview kembali alasan alasan kenapa tinggal dijambi sejauh ini menyenangkan. Ya ini adalah bulan kelima sejak januari awal tahun lalu saya menginjak kan kaki di negeri putri pinang masak yang dalam dongeng sang putri diceritakan cantik jelita, ehmm oot.


Oke point pertama kenapa tinggal dijambi itu menyenangkan adalah kotanya tidak sepadat kota-kota  lain yang pernah saya datangi. Tidak ada ada kata macet di jalanan di kota jambi. Tidak akan ditemui lampu merah yang berhitung lama, ya untuk point pertama mengapa disini menyenangkan adalah jalanan yang tidak membuat stress.


Second, ada 4 hal didunia ini yang menjengkelkan di jalanan pertama macet, jalan rusak, polisi tidur dan oknum polantas yang memakan uang haram. Di jambi jalanan macet hampir tidak akan kita temui, kedua jalanan rusak okelah tidak parah parah amatlah. Polisi tidur?? Ah didaerah lain juga banyak polisi tidur, tapi di jambi enaknya polisi lalu lintas jarang ditemui bahkan seorang sahabat saya pernah nyeletuk di jambi polantasnya ngak kerja, kenapa?? Karena memang jarang menemukan polisi mengatur lalu lintas pun ada itu cuma deket mall Wiltop Trade center di bantara sungai batang hari hehe. Sebenarnya point kedua ini adalah jika kamu termasuk tipe orang yang suka menyerobot lampu merah dan tidak pake helm jambi adalah surganya. Karena di jambi menyerobot lampu merah merupakan hal yang lumrah meski tidak semua, oke kita sebut saja oknum orang jambi, jadi di jambi menerobos lampu merah lumrah baik oknum anak muda, ibu ibu bawak anak, apa lagi bapak bapak. Termasuk saya hehe. Hal ini disebabkan  karena jalanan di jambi yang tidak terlalu ramai tadi. Seperti di perempatan dekat kantor saya, di perempatan yang disebut simpang pulai berdiri bagunan megah pos polisi lalu lintas disana hampir setiap lampu merah di setiap sisi pasti ada yang menerobos dan polisi yang di pos sana diam seribu bahasa, mungkin sudah di anggap mati oleh oknum pengendara. Tapi bagi saya pribadi kenapa jarang ada polisi yang patroli saya berhusnuzon  orang jambi secara umum adalah teratur tanpa diatur polisi pun mereka sudah teratur, pun kadang mereka membuat aturan sendiri lampu merah menjadi hijau yang hijau menjadi abu abu heheh


Third, hukum gossen I dalam ilmu ekonomi mengatakan jika pemuasan keperluan terhadap suatu jenis benda tertentu dilakukakn terus menerus, kenikmatannya akan terus-menerus berkurang sampai akhirnya mencapai suatu kejenuhan. Dengan demikian kenikmatan benda yang dikonsumsi terakhir merupakan kenikmatan marginal. Tapi hukum ini tidak berlaku untuk makan diwarung padang yang hampir disudut kota dapat ditemui. Ya kalau mau cari masakan padang tidaklah sulit di Jambi. Alasan ini mengapa tinggal di Jambi menyenangkan. Hukum gossen I tidak berlaku. Heheh tapi kalo tiap hari makan otak yang gempor juga maka berlakulah hukum itu haha.


Fourth, Kalau Philipina adalah salah satu negara Asia yang pengaruh baratnya terlalu kental terhadap warganya dan kebarat baratan yang kental maka Jambi merupakan salah satu kota yang "pengaruh" ke-jakarta-an terlalu kental terdengar ya walau tidak kental kental amat haha kenapa di Jambi menyenangkan yang ke empat adalah begitu banyak nama daerah di kota Jambi yang saya pikir obsesi ke-Jakarta-an begitu kental.

Pertama, tidak perlu ke Jakarta untuk ke Ancol, Jambi juga punya tempat nongkrong dengan nama ancol, kalah ancol di jakarta pinggir laut, ancol Jambi pinggir sungai batang hari, lebih gereget kan? Soalnya kalo di ancol jakarta kita makam siomay di ancol jambi kita makam jagung bakar dan es tebu.

Kedua, Jakarta punya Icon monas yang sekaligus landmark kota, Jambi juga punya kok monas, tempatnya di kota baru disana dapat ditemui adik monas Jakarta bediri kokoh disana disini tempat nongkrong anak anak jambi dengan cafe cafe yang full musik.


Ketiga, pallmerah, kebun jeruk, kebun kopi tidak cuma ada di Jakarta di Jambi juga daerah dengan nama tersebut


Fifth, Kalau yang hobi ngemall Jambi bukanlah tempat yang nyaman untuk ditinggali karena Jambi hanya punya 3 mall  dan itu menurutku minimalis, tapi bagi saya tentunya ini menyenagkan karena kita berhemat karena main ke mall di Jambi tidak begitu istimewah.


Oke sejauh ini, cukup segitu dulu point pointnya sebenarnya begitu banyak kenapa tinggal disini menyenangkan seperti megahnya komplek candi muara jambi peninggalan kerajaan melayu kuno dan kerajaan sriwijaya yang dilengkapi dengan kanal kanal kuno yang megah tapi segitu dulu aja yang dishare.


Wasslam.


Wednesday, October 15, 2014

Belum ada judul.

Halo.. kalimat pertama ketika ngeposting setelah lama tidak ngeposting adalah paragraf ini. Paragraf absurd yang setiap blogger-yang saya yakin-bosan  mendengarnya. Haha

Ini postingan pertma pasca berkutat dengan kegiatan pasca kuliah haha ya cari kerja. It's something annoying for my blog because why ? Ya my time for blogging arent in my scedule. Ciee yan inggrisnya belepotan. Bulan april kemaren adalah bulann dimana lagi sibuk sibuknya jadi auditor junior amatiran di sebuah kantor akuntan publik di palembang.  April adalah sibuk moment dimana setelah april itu job dari kap adalah ngaudit dana kampanye pilihan legislatif yang heboh punya dimana di karantina selama sebulan untuk memeriksa dua partai di setiap kab/kota di sumsel something great i think.

Sekarang masa-masa jadi junior auditor telah berlalu ciee..  setelah kurang lebih bergabung selama 8 bulan di kantor akuntan publik kini saya mencoba peruntungan yang baru di tempat yang baru dengan suasana baru dan orang-orang baru.

Agustus saya mendapat undanhan untuk mengikuti tes di sebuah perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia well ini lebay haha.. tahapan-tahapannya kurang lebih memakan waktu 3 minggu. After that, trainning dimulai september di palembang selama satu bulan full baca standar oprtional prosedur yang tebalnya lebih dari alquran dan itu ada dua buah buku. Nyip nyip.. sebulan training di cabang palemban sekarang saya di oper ke cabang semarang untuk training tiga bulan disini. Ya cerita baru dan pengalaman baru dimulai. Mulai dari distorsi bahasa, gegar lidah, dan gegar lampu merah haha.

Ude ceritanya segitu aje dulu.

Thursday, May 29, 2014

Mengapa saya memilih?

Pemilihan presiden sebentar lagi, ya sebentar lagi walaupun kampanye resmi belum dibuka kempanye tak resmi telah berseliweran saling memojokkan, menjelekkan dan pamer kebaikan masing-masing, yang dukung A teriak B boneka, yang dukung B teriak A melanggar HAM. A dan B yang jelas punya kebaikan dan keburukan masing-masing. tapi keburukan itu ada yang dilakukan masa lalu ada yang yang dilakukan  dalam beberpa waktu dekat ini. oke well kita andaikan saja nama calon presidennya Joko dan Prabo - dimana Wi dan Wo kita hilangkan.

Ada kemungkinan-kemungkinan dalam setiap pilih-pilihan ya begitu juga dengan memilih calon pemimpin. kemungkinan amanah ada kemungkinan mebikin meranah juga ada. kemungkinan amanah, wi apa wo? yang jelas seantero Jakarta tau jawabannya, kemungkinan merana, wi apa wo? yang jelas wo belum pernah membuat sebuah provinsi merana. ya walaupun mungkin dia sendiri merana karena partner 2009 yang tak amanah hehe.

Kalau kata orang memilih pemimpin jangan cuma liat buruknya, tapi liat rekam jejaknya maka, melihat keburukan adalah yang pertama ya walaupun tidak etis tapi kita mesti belajar dari sejarah bukan? tidak hanya cukup sejarah dari sebuah kota yang maju dan sukses sekaliber Solo saja. ya walaupun si Wo belum menunjukkan apa-apa, tapi sejarah mencatat rekam jejak si Wi, mulai dari pembohongan mobil SMK, blusuk-blusuk krasak krusuk. yang jelas si Wo tidak begitu mengedepankan pencitraan. (intinya pakai prinsip akuntansi yang buruk-buruk akui dulu yang bagus-bagus belakangan) hahah

Kemudian kemungkinan seperti apa kedepannya. kalau si Wi didukung bateng besar bewarna bermata merah dan si Wo didukung garuda yang memekik kuatnya. banteng punya rekam jejak yang tidak bagus baik itu untuk agama, bangsa dan negara, di kepimpinan banteng istilah privatisasi membumbung tinggi, di era banteng  aset dilelang sedemikian murahnya, di zaman banteng Islam yang mayoritas diseruduk-seruduk tanpa ampun. paham bahwa bateng adalah nasionalis bukan agamis, tapi  petingginya pernah pergi haji, shalat, percaya Allah tapi ketika berpolitik mereka mengesampingkan islam. dan dibelakang Wo adalah garuda dan lagi garuda belum punya rekam jejak yang seperti itu. (menuntun saya pada kesimpulan untuk memilih yang bernafaskan Islam)

Perlu kita pahamkan bahwasanya banteng 2014 memperoleh kursi terbanyak, jika si Wi menjadi presiden kebijakan apapun yang dibisikkan oleh si nyonya besar - si pemelihara banteng-banteng liar- akan diketuk palu iya oleh wakil banteng di parlemen. kata Wi "begini', di Parlemen sepakat menjawab "iya" dan akan menyeruduk apapun yang tak dukung tanpa ampun, ingat RUU pornografi? pasti ingatlah (ya bagus kalo ingat)

Kembali ke Wo, Wo didukung oleh partai-partai beragama. dan bagi anda sebagai orang yang beragama dan mengaku Islam pilihlah jalan yang beragama, karena jika Wo jadi presiden merekalah benteng terkahir umat islam di parlemen yang membela kita atas nama agama Allah. walaupun si Wo bukan islami-islami amat tapi yang penting kita memilih siapa di belakangnya. sementara di belakang Wi ada si Paloh, yanto, Muhai dan terutama calon wakilnya yang pernah bilang negara akan hancur kalau Wi jadi presiden malah dia sekarang menjadi penjilat terkuat ngalahin si Muhai yang liciknya minta ampun. Ternyata dugaan orang bahwa partai agama itu munafik tapi kalah dengan yang satu ini yang Allah memperlihatkan kepada kita bongkah kemunafikan itu didepan mata.
Nyonya besar punya wibawa besar (dulu) karena ayahnya adalah pendiri bangsa besar. tapi  lain ayah lain anak, jika ayah koar-kora beli ini beli itu, bangun ini bangun itu, lantas si anak berkata "saya jual-jual semuanya". hallo Indosat Halo BUMN yang diperkosa membabi buta dan diswastakan. yang paling miris Indosat indosat terjual seperti menjual pakain dan Indonesia menjadi 'telanjang' di mata dunia. Terjualnya Indosaat membuat 'baju kebanggan yang disebut palapa terbang ke Singapura. Wajar kalau setiap sudut dan jengkal tubuh negeri ini terbuka auratnya dan di nikmati negara lain. paham maksud saya? ingat sadap-sadap beberapa waktu lalu? (syukur kalau ingat). jadi jika rekam jejak nyonya kandang banteng seperti itu apa kabar si Wi yang notabene bernaung, makan minum di kandang banteng?

saya tak menyalakan Wi karena raganya atau figurnya, tapi saya tidak suka siapa dibelakanngya dan memanfaatkan ketawa hhahah heheh hihih gayanya itu, dan saya bukan pencinta Wo yang membabi buta tapi lebih kepada siapa dibelakangnya. Kita sama-sama tidak tau persis siapa dibelakangnya tapi kita bisa melihat secara garis besar kemana banteng dan garuda berpacu nyata. Jika berpergian ingin seperti apa jalannya secepat garuda atau seberutal banteng? silakan tentukan pilihan anda.

semoga tulisan tak penting ini tidak me-Wi-kan dan Me-Wo-kan karena memilih itu keputusan hati dan akan "Ada kemungkinan-kemungkinan dalam setiap pilih-pilihan" dan saya baru sadar isi dengan judul tidak sinkron hahah

>>Link Hot <<

Tuesday, April 22, 2014

Film Pendek

Bukan cuma cerita saja ada istilah cerita pendek, dunia perfilman juga punya istilah film pendek. Bedanya kalau di cerita ada istilah cerpen maka di film tidak ada istilah filpen :). karena kedengaran akan jadi janggal, tapi sebenarnya tak masalah kan zaman sekarang orang Indonesia itu suka memendekkan yang panjang hahha liat saja presiden kita di singkat SBY, ketum PPPP disingkat SDA [sumber daya Alam kaleee] dan Joko widodo disingkat Jokowi ehtapi jangan sampai yang di bawah yang sudah panjang mau dipendekin kan trennya tidak seperti itu [Red:Kaki]

Kembali kepada film pendek, saya adalah salah satu orang yang suka nonton film pendek, alasannya ya simpel saja, tidak panjag :p. ya nonton film pendek itu yang jelas tidak memakan waktu sampe satu jam ditambah nahan kencing :). Jadi di film pendek kita menonton film dengan durasi yang pendek namun pesannya sampai. 

Di Indonesia film pendek itu biasanya jarang tayang di bioskop, tapi sepengetahuan saya kalau tayang di bioskop ya bakal panjang juga durasinya karena film pendekknya tidak cuma satu tapi digabung dengan film judul lain sehingga durasinya juga bisa satu jam, sebagai contoh film pendeknya KPK dan Rectoverso ini termasuk film pendek bukan ya? tapi film pendek menurut saya itu ya yang durasinya tidak panjang. nah di dua judul film ini terdapat beberapa cerita yang durasi perbagian atau perjudulnya itu tidak lama tapi pesannya sampai.

Kali ini saya tidak akan membahas film-film yang tampil di bioskop itu, tapi saya mau sharing saja beberapa film pendek yang pernah saya tonton di youtube. mungkin film-film ini sudah lama tapi satu yang saya suka dari film-film ini yaitu ringkas dan pesannya sampai. fyi film-film ini saya tonton dengan kuota 2 Giga yang ludes dalam dua hari hanya untuk streaming youtube. ah sudah itu tidak penting. berikut ini adalah beberapa film pendek yang menurut saya pesannya sampai dengan teknik penyutradaan yang bagus serta pengambilan gambar yang menarik. 

1. Yours Truly

"Hallo apa kabar Olive? saya Todi!" begitulah film pendek karya Elvira Kusno dan Ian Salim  ini dibuka dengan monolog seoarang lelaki dengan recordernya. film ini bercerita tentang seorang pengantar bunga bernama Todi yang kesehariannya mengantar bunga ke berbagai alamat dengan ciri khas selain mengantar bunga Todi juga menyanyikan sebuah lagu untuk si penerima. banyak orang yang ditemui oleh Todi mulai dari wanita cantik sampai waria. Todi sebenarnya adalah tipe orang yang introvert dan pendiam yang justru berkebalikan dengan tuntutan pekerjaannya. Dia sering curhat dengan tape recorder yang selalu disimpan dalam lemari pakaiannya setiap hari Todi menjadikan tape recorder itu sebagai teman bicaranya. namun karena Todi Ingin berubah dia tetap menjalani pekerjaannya dengan menjadi pengatar bunga.

Pada satu scane Todi mengantar bunga ke apartmennya Kayla seoarang wanita indo yang menawan hatinya namun apa daya Todi karena dia orang yang kaku, pendiam dan cnderung tertutup membuat dia hanya menyimpan perasaannya kepada Kayla. pada satu titik yang membuat Todi semakin galau adalah yang mengirim bunga kepada Keyala bukan cuma satu tapi ada banyak lelaki yang mengirim bunga kepada Kayla dan sesering itu juga Todi bertemu Kayla sebagai pengantar bunga, yang membuat Todi semakin gelisa adalah karena Kayla menurutnya tidak cuma disukai oleh seorang pria.

Pada suatu hari Todi berkenalan dengan Kayla dan mereka semakin akrab semakin dekat dengan Kayla membuat Todi berniat mengakhiri hubungan mereka. Namun putusanya hubungan mereka membuat Todi jatuh dalam mimpi buruk yang tak pernah ia duga sebelumnya penasaran? tonton habis film di atas :)

Menurut saya film ini pesannya sampai dan walaupun durasinya pendek kisah tidak bisa diprediksi endingnya bakal kemana. pengambilan gambar yang bagus. serta didukung dengan latar yang menurut saya sederhana membuat film ini luar biasa :) tapi yang paling janggal itu logat Kayla :D

2. The Most Beautiful Thing

Kalau tadi film karya anak Indonesia yang satu ini adalah film karya anak orang haha film ini menceritakan hubungan dua orang yang tidak mungkin terjadi. scane dibuka dengan seorang mahasiswa duduk di bangku taman sendirian. yang pada suatu hari menyapa seorang namun diabaikan sehingga membuat si pemuda ini merasa tidak beruntung. pada suatu hari di kursi taman ia menyapa orang yang sama sorang gadis cantik yang sempai pura pura tidak mendengar ketika dia bilang hai di kampus, namun ternyata si gadis tuna rungu yang membuat dia tidak dapat mendengar apa yang dikatakan oleh si pemuda. Mereka akhir berteman dan berkomunikasi melalui tulisan. 

Suatu ketika si pemuda berkata kenapa kamu tidak berbicara? si gadis bilang mereka akan mentertawakan aku bila aku bersuara sehingga membuat jarak antara mereka. Namun pada saat si pemuda ingin menyatakan cintanya kepada si gadis ia mendapati orang yang disukainya dicium oleh teman satu kampusnya. Selanjutnya silakan ditonton.

Film ini menarik walau tidak menarik-narik amat haha. dengan dua orang tokoh sentral menjadikan pesan film ini sampai. 

Finaly  "The best and most beautiful thing in the world cant be seen, hear, or even touched, they must be felt with heart" - Hellen Keller

3. Gift

Film pendek yang satu ini merupakan film pendek dari Singapore bercerita tentang memberi. Scane dibuka dengan monolog seorang laki-laki yang menyatakan bahwa dia tidak menyukai ayahnya. karena ayahnya miskin dan tidak sukses karena bekerja searabutan dan bodoh.

Pada satu kesempatan ia mendapi ayah menulis "you'll be a great man" dalam sebuah kertas tapi ayanhya bilang heii "it is not for you"  yang mebuat dia semakin kecewa dan bercita-cita ingin lebih dari ayahnya dan tidak ingin miskin seperti ayahnya.   

Ditambah lagi ayahnya bukanlah sosok yang menginspirasi menurutnya. Scane menarik adalah ketika sang anak bertanya mengapa kita tidak kaya? ketika sang ayah sedang mengajarinya menabung. sang ayah menjawab "siapa bilang kita tidak kaya, menjadi kaya bukan mengenai seberapa banyak yang kamu punya tapi seberapa banyak kamu bisa memberi"  

Sang anak tidak ingin miskin seperti anyahnya ketika dia dewasa sehingga dengan kecerdasannya ia mendapat beasiswa untuk melanjutkan studinya dan meninggal ayahnya yang tua sendirian. dunia kerja pun sang anak jalani  dengan kesibukannya membuar sang anak jarang pulang mengunjungi ayahnya. setelah kematian ayahnya ia mendapati surat yang mengundangnya kesebuah yayasan sebab namanya menjadi donatur dalam yayasan tersebut yang membuatnya tak menyangka dan dipikirnya adalah salah alamat.

Namun apa yang ia dapati setelah mengunjungi yayasan tersebut? ia menemukan bahwa ayanhya adalah seseorang yang tidak seperti yang dipikirkanya selama ini. and finally  Being rich is not about how much you have, it's about how much you can give. 

Film yang satu ini sederhana, mengena, dan membahana :) karena film pendek ini begitu terkenal di luar sana. dengan bahasa Inggris yang sederhana dengan logat Singlish membuat film ini mudah dipahami. akting pemain yang natural, pengambilan gambar yang apik membuat film pendek ini nyaris tanpa cacat. So bagaimana bagus kan film pendek nya