Thursday, February 7, 2019

Review SEAFOOD PONDOK MUTIARA 68 - TEBET JAKARTA SELATAN

Good Food Good Life, begitulah bunyi sebuah judul buku resep. Tentunya ada benarnya makan dan kehidupan merupakan hal yang tak dapat dipisahkan. Betulkan good people?. Tak perlu dijawab kasih  kisi-kisi aja -.-.

Postingan kali ini ada hubungannya dengan makanan. berawal dari weekend yang membosankan anak-anak perantauan yang tinggal di urban jabodetabek tidak punya waktu banyak untuk melakukan kegiatan yang banyak menguras tenaga, seperti mendaki gunung melewati lembah. ya tidak punya banyak waktu untuk itu TAPI untuk urusan MAKAN semua punya waktu ya ngak?

Weekend yang pendek cafe, mall dan tempat makan jadi tempat paling gampang untuk didtangi. untuk kalian yang tidak suka atau sudah bosan main ke emol dan cafe cafe hipiii nan mahal pake bingit. wisata kuliner dikaki lima bisa jadi pilihan. kali ini saya akan menulis tentang tempat makan yang enak di mulut mantap di perut dan aman dikantong. 

CAWW. Bagi anda wargi Jabodetabek pasti tidak asing lagi dengan yang namanya TEBET. tebet ya buka TIBET. Tebet merupakan tempat yang paling aman buat ketemuan pertama dekat stasiun, kedua lumayan ditengan Jakarta, ketiga dekat dengan emol emol terkenal jekarda, ke empat TEBET merupakan Salah satunya GUDANG MAKANAN di Jakarta selatan.

Teruntuk anda sekalian yang mau nyoba atau pengen nyoba makan seafood enak di tebet saya saraninn ke PONDOK MUTIARA 68. Tempat ini merupakan tempat yang paling direkomendasikan oleh Google dengan revie google lebih dari 4/5 tampaknya tidak terlalu buruk untuk didatangi dan ini juga alasan saya dan teman-teman saya pergi kesini. 


Review google ini tidak jauh berbeda dengan review situs pencinta makanan Zomato di zomato pondok Mutiara 68 ini meraih rating 4/5 dengan pilihan menu yang beragam dan tentunya harga yang tidak menerkam dan mencengkam kantong.

TEMPAT 4/5

Seperti yang telah saya singgung diatas tempat makan ini ada ditebet jadi anda sangat mudah untuk mengakses tempat ini. Sekitar 1 Km dari Stasiun KRL Tebet dan tepat di antara stasiun Tebet dan Cawang jadi anda tinggal pilih turun di stasiun mana.

Tempat makan ini menyediakan ruangan smoking dan no smoking jadi yang biasa tempat makan selalu berasap dan panas disini anda bisa memilih tempat.

Bagi anda yang membawa kendaraan pribadi jangan takut karena tempat ini menyediakan lahan parkir yang memadai namun akun terasa padat pada saat weekend atau hari libur nasional.

Address: Jl. Tebet Barat Dalam Raya No.50, RT.5/RW.3, Tebet Barat., Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810
Hours: 
Buka ⋅ Tutup pukul 22.00
Phone: (021) 83795035

MAKANAN 4.6/5

Bahas tempat tanpa membahas makananya tentunya bagai sayur tampa garam. untuk urusan makanan tentunya Pondok Mutiara 68 Menyediakan hidangan laut yang bermacam pilihan dan aneka sayur sebagai pelengkap yang tidak kalah enaknya.

Menu yang pantut anda coba adalah ikan krapu, gurame, kwe dll. ikannya enak dibakar dengan sambal dabu dabu khas Manado yang terkenal itu.
Dokumentasi pribadi take by Sugeng
Selain ikan tempat ini juga menyediakan cumi, kerang, udang dan lain-lain. selain menu yang beragam cara masaknya pun beragam. bagi anda yang tidak begitu paham cara masaknya tenang. owner tempat ini akan merekomendasikan cara masak apa yang enak untuk menu pilihan anda.

Menu milik Pondok Mutiara via Zomato
Berikut ini sebagian menu yang ada di Pondok Mutiara 68 yang saya kutip dari zomato harga harga berikut masih update dan belum berubah.
HARGA 4.5/5

Makanan enak okelah emang seharusnya, tempat yang nyaman ya juga emang seharunsya tempat makan begitu. Tapi harga akan bicara terkahir setelah kita menikmati sebuah makanan. pertanyaan yang sering kita lontarkan adalah sebandingkan ngak sih makanan yang kita cicipin dengan harga yang akan kita bayar. jadi gini, jika orang berpendapat bahwa makanan yang enak akan cenderung mahal kerana resep dan keahlian memasak adalah mahal harganya tentunya di tempat ini kecenderungan mahal itu tidak terlalu terlihat ya karena harganya tidak telalu mahal menurut saya dan benar seperti review zomato. Untuk harga makanan berkisarn 150 rb untuk dua orang.

untuk harga sebagian bisa anda lihat di daftar menu diatas. Tentunya 150rb untuk dua orang ini merupakan rata-rata dan akan lebih asyik dan nikmat lagi jika bersama teman atau keluarga dan makan disini rame-rame tentunya harga menjadi lebih murah agi.

dan tentu, apa yang anda bayar akan sebanding dengan apa yang anda bayar.
Pondok Mutiara 68 Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Oke, untuk video suasana tempat anda bisa melhat di channel youtube saya berikut (sorry video goyang dan pake bahasa kerajaan).

Sunday, January 20, 2019

Menyelamatkan data laptop yang rusak, Mungkinkah? || Acer Aspire One D257

Pagi... traffic blog saya jatuh tersungkur ditelan bumi ketatnya persaingan dunia perSEOan dan kejamnya persaingan keyword. saya berhenti ngeblog setelah laptop saya rusak total pada tahun 2015 dan data-data dilaptopnya sudah saya ikhlaskan sejak itu karena sibuknya pekerjaan saya.

Sebelum anda bosan, isi tulisan ini adalah akan memuat hal-hal berikut :
1. Apa yang perlu kita lakukan ketika laptop kita rusak total?
2. Apa saja yang perlu diselamat pertama kali?
3. Alat apa yang kita perlukan untuk penyelamatannya?

Disclaimer: ini sharing pengalaman pribadi dan bisa jadi tidak berlaku pada anda.


1. Hal yang perlu dilakukan pertama ketika laptop rusak.

laptop saya rusak layar gelap dan suka mati sendiri kalau dihidupkan. saya tau dari berbagai sumber bahawa kenungkinan yang rusak pertama adalah RAM, dan terparah adalah motherboot. Ini baru asumsi saya pada saat itu sehingga semua data sudah saya iklhaskan.

jadi sebelum membawa laptop ke tempat service kita harus diagnosa awal dulu apa kira-kira penyebabnya karena langka ini memudahkan kita mengambil langka selanjutnya.

2018, saya baru bawa laptopnya ke tempat service karena sudah lama jadi 'sampah' dirumah setelah dicek benar laptop rusak motherboot dan RAM.

2. Apa yang perlu diselamatkan pertama kali.

Tiada yang paling beharga daripada data kalau laptop kita sudah rusak. setelah tahu memang laptop saya biaya perbaikannya sudah hampir sama dengan biaya pembelian laptop baru maka saya  mencoba menyelamatkan data yang ada dalam hardisk lamanya.

biar tidak menambah biaya anda keluarkan sendiri aja HDD internal mudah kok pake obeng obeng kaleng kaleng juga bisa.

3. Terus gimana cara menyelamatkan HDD nya?

HDD internal adalah memory yang secara prinsip adalah penyimpanan data terpisah dari laptop kalau laptopnya rusak HDD kemungkinan bisa diselamatkan datanya. Cara pertama yang saya lakukan adalah  searching di google giman cara HDD internal jadi external, setelah searching kemudian nemu artikel yang bahas tentang external case sata yang bisa digunain sebagai media biar HDD internal jadi bisa digunian kayak external.

pada waktu itu saya beli External Case satanya di Tokopedia dicari aja banyak kok yang jual murah meriah lagi.

pemasangannya pun gampang tinggal tancapkan HDD internalnya ke slot terus tes colok  ke PC atau laptop kalau lampunya menyala dan terdeksi berarti data anda aman
.


Cara Pasang external Case bisa di cek di video berikut:



External Case Sata bisa dibeli disini >> https://bit.ly/2U0lGfR

Wednesday, April 26, 2017

LAMPUNG : PAHAWANG, KELAGIAN, JEMBATAN PASIR DAN SNORKLING

Rencanan terbaik adalah rencana yang dimulai.


Seorang pemikir mengatakan bila dia diberi 12 jam untuk menebang pohon dia akan menghabiskan 10 jam untuk mengasa kapak. Apa artinya? Iya artinya semuanya butuh persiapan yang matang. Matang ya bukan gosong yang pada akhirnya terbuang sia-sia.


Persis, saya bukanlah tipe orang yang sertus persen bersetuju dengan pemikirannya ya benar karena menebang pohon bukan cuma tentang kapan yang tajam sehingga kita lupa jenis pohon apa yang kita tebang. Toge? Yaelah tong tidak perlu 11jam kali menebang pohon toge.


Lalu apa hubungannya itu prolog dengan tulisan ini. Jadi begini ceritanya saya dan teman teman saya berencana main ke malang pada tanggal 23 April kemaren. Persiapan perencanaan dan segala macam sudah di hitung. Termasuk mengasa kapak haha. En den pada akhirnya batal. Ya batal. Karena kelamaan ngasa kapak heheh ngak kok ada benarnya juga batal akhirnya saya bisa mengunjungi Lampung untuk ke dua kalinya.


Skip. LAMPUNG.

Batalanya rencana ke Malang membuat saya terdampar di pesawaran Lampung. Memang sudah lama saya ingin main ke lampunh snorkling ke gugusan pulau pahawang yang katanya bagus. Uhuk. Ya saya tidak bisa membantah dan tidak pula bisa sepenuhnya mendukung pernyataan ini.

Spot spot yang di kunjungi adalah Jembatan Pasir pahawang, pulau kelagian  dan kelagian lunik dan dengan biaya 175rb kita sudah bisa dapat fasilitas alat snorkling lengkap, kapal ketek, makan siang dan air minum selama kegiatan snorkling plus dokumentasi under dan up water. Tidak begitu mengecewakan untuk ukuran 175rb.


Perjalanan bermula cerita di pelabuhan ketapang dan rata-rata snorkling budget semuanya menjadikan titik kumpul di pelabuhan ini. Pelabuhan ketapang sendiri berjarak kurang lebih 1 jam perjalanan dari kota Bandar Lampung (naik motor). Pelabuhan ini dilengkapi dengan fasilitas parkiran yang luas dan itu gratis untuk anda yang ikut opentrip. Mayan. Ngehemat kantong.


Perjalan naik kapal ketek dari pelabuhan ini menuju ke spot snorkling kurang lebih 30-45 menit dan akan lebih cepat lagi kalau menggunakan speedboat tapi kayaknya jarang trip buget menggunakan fasilitas itu.

Spot snorkling saya yakin bayak tapi karena  saya bukan tipe orang suka komplain ke tourguide saya ikut saja kemana mereka menyarankan kalau untuk bawah lautnya lumayan bagus. Tidak begitu mengecewakan. Selain snorkling kita bisa menghabiskan waktu dengan naik bananaboat yang banyak tersedia di sekitar pulau pulau kecil tidak jauh dari tempat kita snorkling. Tentu itu tidak gratis dan diluar paket snorkling budget hehe.


Selain snorkling berjalan di jempatan pasir yang menghubungkan dua pulau (lupa namaya) juga asyik dan menarik kita berasa di tengah laut tapi berada diatas pasir asyik kan?.


Habis snorkling itu tidak lengkap kalo tidak makan haaha. Kalau trip budget di pahawang semua rata-rata dapat makan siang dan menunya lumayan enak ada ayam dan sambal plus sayur. Lumayan ngeganjel perut yang tenaga sudah terkuras.


Selain makan siang di sediakan tourguide kita bisa juga sekedar ngopi dan minum es kelapa muda (rata rata ngak ada esnya) sebagai pelengkap perjalanan mantainya.


Tips ni untuk yang lebih ngehemat budget sebelum berangkat nyetok makanan dulu biar enak. Nyetok cemilan yang mengenyangkan dan air mineral tentunya harus bawa sendiri meskipun disediakan oleh tourguide.


Sebenarnya saya kurang pandai mereview tempat wisata tapi begitulah kira-kira. Sebenarnya yang palinng penting perjalanan murah meriah kan. Berikut list biaya backpackeran saya dari titik kebon sirih Jakarta Pusat.


1. Gojek/ grab dari Kebon sirih ke Gambir Rp 7.000
2. Gambir ke Bandar Lampung via damri Rp 200.000
3. Atau bisa juga lebih hemat lagi dengan
3a. Bus primajasa Kebon Jeruk Merak 26.000
3b. Dari merak naik kapal ke bakauheni 13.000
3c. Dari bakauheni ke bandar lampung menggukan travel plat hitam 50.000.
4. Dibandar lampung biar hemat nginap ditempat teman atau bisa juga dilosmen banyak ditemukan di bandar lampung.
5. Dari bandar lampung ke pelabuhan ke tapang naik motor atau naik elf atau kendaraan umum (kemaren saya motoran)
6. Biaya makan bisa 200.000.
7. Total sendiri dah habis berapa. Haha

Sebenarnya kembali ke prolog rencana terbaik adalah rencana yang dimulai jadi untuk backpakeran sebenarnya tidak terlalu ribet kadang gampang gampang susah. Susahnya itu nyari partner untuk backpacker mudahnya itu semudah naik angkot. Haha.

Simpel sebenarnya. Ada teman. Ada rencana. Ya eksekusi jangan terlalu lama mengasan kapak tapi mesti pinter pinter ngatur budget. Ya kalo kamu tipe orang yang koperpacker ngak masalah. Kalo yang cuma bisa ngandelin ransel kan sayang ngabisin biaya cuma habis di perut dan dijalan hehe.


Oke segitu dulu untuk cerita tanggal 23 kemarin. Untuk review tempat lain insyallah menyusul selama masih ada niat ada kemauan dan ada objek yang perlu diceritaken.



Salam,
Pejalan serabutan.

Tuesday, April 18, 2017

BOGOR, JAKARTA, BANGKA DAN SEGALA RANDOMNYA

Bogor dan kreta.

Setelah sekian lama kabur dari pulau timah blog saya lama tidak berisi. Terakhir postingan tentang jalan-jalan ke Kota Sungai Liat Bangka Induk. Sudah lama. Ya lama sekali. Lebih dari 6 bulan lamanya.


Dulu sempat mau nulis tentang jejak langkah saya setelah meninggalkan pulau bangka dan dihijrahkan ke Ibukota. Jakarta. Kenapa di hijrahkan ya memang itulah adanya bukan saya yang memilih tapi tempat kerja baru saya. Tapi saya nyaman nyaman aja.  

Benar kata orang ketika pergi meninggalkan yang tersisa hanyalah kenangan eaaa. Benar. Benar sekali saya meridukan yang namanya lempah kuning makanan khas pulau bangka. Otak otak ase cemilan lezat seantero bangka. Kricu. Terasi. Tung tau yang menggoda. Mie koba yang menggugah. Ah sepertinya saya punya alasan sekiranya ingin kembali kesana. Kapan? Tidak bisa dipastikan. 


Selain makanan, Bangka terkenal akan pantai dan lautnya mulai dari pantai pasir padi yang bikin ngeri sampai pantai tj pesona yang penuh cerita. Pantai parai yang mendunia.


Danau kaolin yang menyihir mata sampai dasar laut bangka selatan yang penuh zamrud zamrud yang tak mungkin dilupa.


Sekarang, saya cuma bisa mengenang. Ah cerita tentang kenang memang kadang menyimpan linang eaa..


Ya. Sekarang bukan lagi cerita Bangka. Bangka dengan pangkal pinangnya atau bangka dengan timahnya. Tapi ini tentang cerita Ibukota yang hiruk pikuknya entah bagaimana saya bingung mau mendeskripsikannya. Sebagai orang kampung datang ke Jakarta saya persis seperti orang orang di dalam sinetron. Cupu haha. Ya tapi ngak perlu malu toh memang saya orang kampung dari dataran tinggi di pedalaman selatan pulau sumatera. Oh. Haha.

Tidak pernah membayangkan sama sekali bekerja di tengah tengah jakarta yang penuh dengan manusia kendaraan dan bangunan. Pertama-tama datang yang jelas gegar budaya. Namanya juga penyesuaian. Nyebut pulpen dengan pena nyebut penggaris dengan mistar dan harga harga yang alhamdulillah. Tidak murah. 

Di jakarta tinggal dikebon sih namanya. Kebon sirih. Tapi jangan harap bertemu kebon benaran lah orang kebon sirih kini telah berubah dengan kebon beton. Rumah sana sini padat mirip sarden dalam kaleng ya begitulah kira kira.


Mungkin bakal panjang tulisan blog ini kalau mau di ceritakan semua. Kembali ke kalimat awal. Bogor dan kreta.


Teng.


Ya biar skipnya agak jauhan dikit. Langsung aja bahas bogor dan kreta komuternya.
Sebenarnya blog saya termasuk jarang yang suka curcol gini. Tapi ya gitu. Ngak tau kenapa sekarang kepikiran aja ngeblog lewat henpon.


Prev Singkat cerita saya bekerja di Jakarta pusat. Tinggal di kebon sirih. Sekarang saya lagi dinas atau apalah istilahnya di Bogor kota. Sebenarnya orang bakal heran kalau saya kerja bolak balik jakarta bogor untuk sementara waktu ini. Lah iya saya cuma pegang nota dinas bukan sk. Saya masih berstatus pegawai cabang jakpus makanya bolak balik jakarta bogor. Fyi jakarta bogor kurang lebih 1 jam 30 menit dan selama satu jam 30 menit inilah saya mencoba mengusir bosan dengan ngeblog.

Seorang teman nanya ke saya ngak capek apa bolak balik jakarta bogor. Jawabannya ngak. Karena saya posisinya ngelawan arus pekerja tangguh comuterian yang kesehariannya ikhlas dan rela berdesakan. Kalo saya pagi pagi kreta dari jakarta ke bogor lengang bisa dudul. Tidur. Maen bekel. Main bola. Main henpone. Main perempuan uhuk. Jadi ngak ada cerita jadi pekerja tapi rasa monyet alias bergelayut beridiri 1 jaman haha.


Baliknya dari bogor sama. Lengang karena para pekerja jakarta balik ke bogor saya malah balik ke jakarta. Aman lancar nyaman terkendalilah pokoknya.


Skip.


Sebenarnya saya termasuk lambat ngapdet ini blog coba kalo dari awal saya di tugaskan di bogor langsung nulis setiap di kreta pasti sekarang postingan saya mungkin sudah 30 an lebih ya bisa di bilang telat lah. Tapi ngak apa apa saya masih punya waktu sampe tanggal 6 Mei di kreta comuter ini.
.
.
.

Oke guys cerita lainnya (mungkin akan ditulis) lain kali kretanya sudah sampe manggarai itu artinya saya bentar lagi turun di stasiun gondangdia.



Ok bye bye.
Besok jangan lupa yang warga jakarta pilih Anies baswedan Sandiaga Uno. No 3. Ojo lali yo rek..mantap




Apodiolah ini oii dah.
Balek ke judulnyo baelah..



Friday, March 4, 2016

Bukit FathIn San, Sungailiat, Bangka

Kalau kemaren kita main ke Bangka Tengah sekarang kita akan bergeser ke Bangka Induk. ya kita akan berkunjung dan bertandang ke kota terbesar ke dua di Pulau Bangka. ya Kota Sungailiat. Kota Sungai liat berjarak sekitar 32 Km dan membutuhkan 45 menit perjalanan dari Kota Pangkalpinang. Menyandang sebagai predikat kota teramai kedua di pulau Bangka dan memiliki begitu banyak tempat menarik untuk dikunjungi tidak ada salahnya untuk menjelajahi kota ini apabila anda berada di Pulau Bangka.

Sungailiat merupakan Ibukota kabupaten Bangka induk memiliki banyak tempat menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah bukit FathIn San. Bukit Fathin san merupakan dataran tinggi di barat kota Sungailiat, lebih tepat di Kelurahan Parit Padang Kota Sungailiat. 
Pemandangan kota Sungailiat dari atas bukit fathin san
Akses menuju bukit ini lumayan mudah jika anda datang dari Kota Pangkal Pinang. sesampainya anda digerbang kota Sungailiat dan sudah nampak gerbang komplek perkantoran kabupaten bangka anda ambil Jalur kekiri dan terus lurus ke Barat dan gerbang menuju bukit ini ada di sebelah kanan jalan. 
Jalan menuju ke bukit ini masih jalan tanah mengingat belum diaspalnya jalan menuju ke sana. namun tidak ada masalah jika anda berkunjung kesini dalam keadaan hari cerah karena kalau hari hujan jalan becek dan itu sangat merrepotkan jika anda membawa kendaraan roda dua. Jika adan membawa kendaraan roda anda akan dikenai retribusi 5000/motor untuk mobil saya kurang tau karena saya kesana tidak membawa mobil :). jika membawa kendaraan anda dapat memarkir kendaraan anda di atas bukit dan jalan menuju ke atas sangat menanjak.

Oke, dari tadi kita masih bicara tentang akses. Jadi ada apa sebenarnya di bukit ini?? oke sebenarnya tempat ini adalah salah satu tempat peribadatan umat Budha, ya meski anda bukan penganut agama budha masih bisa berkunjung kesini. Lebih cocoknya tempat ini adalah tempat hiking dan mendaki, mengingat bukit ini lumayan menguras tenaga untuk didaki. melewati tangga setapak yang didesain ala-ala dan berdesain great wall atau tembok cina membuat pendakian lebih menarik. bukit ini ada tiga tempat perhentian diperhentian pertama merupakan tempat parkir dimana anda akan disambut dengan naga besar ditepi kolam ikan ditemani dengan gemercik air perbukitan. Di perhentian kedua merupakan tempat patung Budha menghadap ke timur dengan latar Kota Sungailiat dan sampai kelautan lepas. di balkon depan patung Budha inilah tempat selfie yang menarik apalagi cuaca dengan keadaan cerah. Bukit fathIn San
Di pelataran kedua ini hampir seluruh kota Sungailiat terlihat, dengan latar lautan lepas dan sebuah bukit yang lebih rendah dari atas membuat pemandangan semakin menarik. Di antara perhentian tempat parkir dan tempat perhentian kedua terdapat tempat sembahyang dari batu namun saya tidak tau persis ada apa yang di dalam karena saya tidak begitu nyaman untuk masuk mengingat saya bukan penganut Budha namun sempat saya abadikan seperti dibawah ini. fathin san bangka
Perhentian kedua sudah menguras tenaga lanjut ke perhentian ke tiga dimana kita akan melewati hutan dan jalur pendakian yang lebih menantang lagi, diperhentian ketiga merupakan titik tertinggi dari objek hiking ini. diperhentian ketiga kita akan disambu oleh patung kepala naga yang lumayan besar dan masih menghadap ke timur.
 Jika sudah sampai ke perhentian ketiga berarti hiking sudah selesai kalo mau selesai sih. sudah sampai keatas siapkan tenaga untuk turun.Bangka dijamin tuh kaki sudah berasa ngayuh becak 5 km bolak balik hahah. Selain pemadangan dataran tinggi dan jalur pendakian menantang  kita juga dapat menyaksikan bajing yang unik khas perbukitan disana menurut saya dan burung burung liar yang cantik namun itu lumrah mengingat sepertinya kawasan perbukitan ini dilindungi. Bukit Fathin San 


Sudah capek ngetik... seandainya ada pertanyaan silaken komen dibawah kalau ada sih itupun kalau ada yang baca hehe..


Information:
Jarak Pangkal Pinang - Sungailiat 32 Km 45 menit perjalanan darat
Retribusi masuk 5k-10k IDR
tidak ada transportasi umum kesini

Thursday, February 25, 2016

Danau Kaolin, Air Bara, Bangka

Selamat Malam..
kali ini saya akan memposting salah satu tempat yang lagi booming dan lagi naik daun untuk didatangi di Pulau Bangka. Ya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memisahkan diri 15 tahun lalu dari Sumatera Selatan menyimpan begitu banyak potensi yang belum tergali. mungkin kalau mendengar Bangka Belitung orang lebih memilih Belitung untuk tujuan wisata karena (katanya) Belitung lebih bagus dari Bangka. ya saya belum pernah ke Belitung Soalnya jadi tidak terlalu tau bagusnya seperti apa. Namun sekarang berhubung saya lagi berdomisli di pulau Bangka jadi ceritanya pulau bangka saja.

Kembali ke topik yang lagi naik daun tadi, jadi ceritanya setelag beberapa minggu saya mejejakkan kaki di Pulau bangka setelah pesawat garuda Indonesia menderat dengan selamat Januari lalu, fix saya menghirup udara pulau bangka beserta segala macam delema yang menjadi satu paket haha.

Ya kali ini kita mulai dari Bangka Tengah, karena tanah Bangka yang pertama saya tapaki itu adalah Bangka Tengah. Kabupaten yang mengusai sebagian pantai Timur Bangka ini beribukota Koba, Koba itu sekitar satu jam perjalana dari pusat pemerintahan dan sekaligus kota terbesar pulau bangka - Pangkal Pinang, Sekitar 10-15 menit perjalanan dari Kota Koba menuju ke Toboali- Bangka Selatan terdapat tempat selfie yang menawan yang disebut Danau Kaolin. Ini sebenarnya bukanlah danau sungguhan yang terbentuk alami melainkan cekungan bekas penambangan timah yang berisi air yang memantulakn warna air yang biru seperti langit, yang dikelilingi oleh bekas pasir timah yang putih membuat suasana sekitar mirip es di kutub. 

Tempat ini sendiri berada di Desa Air Bara, Kabupaten Bangka Tengah. akses kesini secara umum lancar dan mulus kalau dari pangkal pinang dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan selama 1-1,25 jam perjalanan. terlentak tidak jauh dari Jalan lintas provinsi Koba-Toboali. dari Jalan lintas kita akan melewati jalan tanah kurang lebih 200 meter, yang jika hari hujan becek hati-hati untuk yang menggunakan kendaraan roda empat kejebak lumpur.

Secara umum tempat ini belum cocok disebut tempat wisata mengingat ketersedian infrastruktur yang tidak memadai. namun kalau sekedar mengisi perut bila lapar meminum es bila haus tidaklah terlalu susah didapat. Lumrah. karena tempat ini merupakan areal pertambangan tradisonal timah. yang pada hari biasa pun kita masih bisa menyaksikan penambangannya.

Sangat disayangkan bila cekungan cekungan menarik ini tidak digarap sedemikian rumah oleh pemda setempat. tidak tau kenapa apakah karena ini lahan miliki warga atau milik konsensi entahlah. menurut saya jika lahan ini direklamasi dan dijadikan taman yang indah seperti dibeberapa tempat di dunia yang menyulap lahan bekas tambang mennjadi tempat yang lebih bermanfaat.

Dan, Bagi anda yang berencana berkunjung ke tempat ini sediakan tabir surya karena teriknya matahari dan siap siap ambil resiko terpapar radiasi karena konon katanya lahan bekas tambang bukan tempat rekreasi, ah bodoh amat yang penting selfie toh kita disana tidak berlama lama kan? heheh. 

Information :
Jarak tempuh dari Pangkal Pinang - Koba = 1 Jam
Koba - Air Bara = 10-15 Menit
Transportasi = tidak ada kendaraan umum pake kendaraan pribadi.