Sunday, March 18, 2012

About someone

Sebuah tirai kelam malam ini terlihat usang dan berdebu.. tak ada yang istimewah dalam ruangan ini, ditemani beberapa nyamuk kecil dan secangkir minum. tak ada suara yang kedengar selain suara merdu musik yang ku putar dari tadi. malam ini seperti biasa cuaca sedikit pengap menguap basah serasa sampai keujung-ujung rambut hidung. keadaan seperti ini kadang membuatku menjadi terpaku bak paku,

ini adalah tepat bulan ke 18 semenjak rasa yang mebuatku begitu melankolis menjadi orang yang tiba-tiba puitis. yah karna kamu! kamu yang ku anggap jahanam begitu pintarnya kau memutar warna, aku bingung… setiap lamunan ini siluet tentang kamu tak pernah hilang, selalu saja datang ya selalu datang.

ingatkah kamu jika ketidak seriusan itu berarti sebuah realita yang tak dapat aku sangsikan. setidaknya sampai sekarang, pernah aku  mencoba menghapus diri dari semua harapan kosong ini, tapi sudahlah aku tak dapat mengelakkan hadirmu mungkin bisa jadi sebuah prasasti hidupku. yang akan tetpa terukir dan bermakna

tidakkah kau ingat sepuluh November itu, waktu yang begitu lama bukan? yah mungkin kita melupakan atau memang kepura-puraan seolah memang tak ada apapun yang pernah terjadi, setidaknya aku tahu satu hal kamu begitu asik untuk diceritakan, begitu indah untuk dilukisakan, terlalu susah untuk aku melupakan, satun dalam ucapan, anggun dalam tatap setidaknya itulah kamu saat ini.

tapi kamu tak pernah tahu satu hal, bahwa dalam diamku ini ada kata rindu yang tak tertuliskan, dibalik acuh ku ini ada rasa yang tak tertahan, yang sebelumnya mungkin telah kau tebak dari awal mula, tapi itulah aku.. aku tak mau nyata rasaku ini menjadi jarak antara aku dan kamu menjadikan aku lupa akan siapa aku sebelumnya, karena kamu begitu istimewah dari dulu dan setidaknya sampai saaat ini…

tapi taukah kamu bahwa hatimu begitu sulit untukku tebak, terlalu kelam untuk ku liat, dan terlalu abu-abu untuk kupahami karena sepenggal jiwamu itu untuk siapa, setidaknya itulah yang membuatku ku ragu..

seumur hanyat ku ketahuilah tak pernah aku merasa sesedih dan sekecewa ini, kenyataan yang begitu menyakitkah, tidakkah kau tahu bahwa aku sakit ketika tahu bahwa perasaan kita sama dari ornag lain, perasaan mu perasaan ku yang begitu sakit untuk diingat, andai sejak dulu…andaii sejak awal mula ah sudahlah tak perlua ku mengurung hatiku untuk masalah yang mungkin salah ini..

terpenting jalan masing-masing sampai kamu belum menemukan bintang hatimu dan sampai aku belum menemukan tulang rusuku. ketahuilah semoga kita bertemu, karena ku tau jika kamu tulang rusukku tuhan punya rencana manis untuk menyatukan perasaan ini…

Comments
0 Comments

No comments :

Post a Comment

Silakan tinggalkan pesan anda, tidak perlu pesan panjang, cukup komen sederhana saja, oke salam kenal