Thursday, February 25, 2016

Danau Kaolin, Air Bara, Bangka

Selamat Malam..
kali ini saya akan memposting salah satu tempat yang lagi booming dan lagi naik daun untuk didatangi di Pulau Bangka. Ya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memisahkan diri 15 tahun lalu dari Sumatera Selatan menyimpan begitu banyak potensi yang belum tergali. mungkin kalau mendengar Bangka Belitung orang lebih memilih Belitung untuk tujuan wisata karena (katanya) Belitung lebih bagus dari Bangka. ya saya belum pernah ke Belitung Soalnya jadi tidak terlalu tau bagusnya seperti apa. Namun sekarang berhubung saya lagi berdomisli di pulau Bangka jadi ceritanya pulau bangka saja.

Kembali ke topik yang lagi naik daun tadi, jadi ceritanya setelag beberapa minggu saya mejejakkan kaki di Pulau bangka setelah pesawat garuda Indonesia menderat dengan selamat Januari lalu, fix saya menghirup udara pulau bangka beserta segala macam delema yang menjadi satu paket haha.

Ya kali ini kita mulai dari Bangka Tengah, karena tanah Bangka yang pertama saya tapaki itu adalah Bangka Tengah. Kabupaten yang mengusai sebagian pantai Timur Bangka ini beribukota Koba, Koba itu sekitar satu jam perjalana dari pusat pemerintahan dan sekaligus kota terbesar pulau bangka - Pangkal Pinang, Sekitar 10-15 menit perjalanan dari Kota Koba menuju ke Toboali- Bangka Selatan terdapat tempat selfie yang menawan yang disebut Danau Kaolin. Ini sebenarnya bukanlah danau sungguhan yang terbentuk alami melainkan cekungan bekas penambangan timah yang berisi air yang memantulakn warna air yang biru seperti langit, yang dikelilingi oleh bekas pasir timah yang putih membuat suasana sekitar mirip es di kutub. 

Tempat ini sendiri berada di Desa Air Bara, Kabupaten Bangka Tengah. akses kesini secara umum lancar dan mulus kalau dari pangkal pinang dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan selama 1-1,25 jam perjalanan. terlentak tidak jauh dari Jalan lintas provinsi Koba-Toboali. dari Jalan lintas kita akan melewati jalan tanah kurang lebih 200 meter, yang jika hari hujan becek hati-hati untuk yang menggunakan kendaraan roda empat kejebak lumpur.

Secara umum tempat ini belum cocok disebut tempat wisata mengingat ketersedian infrastruktur yang tidak memadai. namun kalau sekedar mengisi perut bila lapar meminum es bila haus tidaklah terlalu susah didapat. Lumrah. karena tempat ini merupakan areal pertambangan tradisonal timah. yang pada hari biasa pun kita masih bisa menyaksikan penambangannya.

Sangat disayangkan bila cekungan cekungan menarik ini tidak digarap sedemikian rumah oleh pemda setempat. tidak tau kenapa apakah karena ini lahan miliki warga atau milik konsensi entahlah. menurut saya jika lahan ini direklamasi dan dijadikan taman yang indah seperti dibeberapa tempat di dunia yang menyulap lahan bekas tambang mennjadi tempat yang lebih bermanfaat.

Dan, Bagi anda yang berencana berkunjung ke tempat ini sediakan tabir surya karena teriknya matahari dan siap siap ambil resiko terpapar radiasi karena konon katanya lahan bekas tambang bukan tempat rekreasi, ah bodoh amat yang penting selfie toh kita disana tidak berlama lama kan? heheh. 

Information :
Jarak tempuh dari Pangkal Pinang - Koba = 1 Jam
Koba - Air Bara = 10-15 Menit
Transportasi = tidak ada kendaraan umum pake kendaraan pribadi.


Comments
0 Comments

No comments :

Post a Comment

Silakan tinggalkan pesan anda, tidak perlu pesan panjang, cukup komen sederhana saja, oke salam kenal