Wednesday, December 4, 2013

Tentang kamu yang semakin tak nyaman untuk dipake

Seperti judul postingan ini maka postingan kali ini memang tentang ketidaknyamanan. Adanya postingan ini pun berawal dari ketidaknyamanan yang telah lama saya rasakan hahah. Sebenarnya memang dari awal memang tidak ada rasa nyamannya. Mungkin orang-orang akan bertanya ini tentang apa ya dari tadi curcol tidak jelas J

Oke and well. Postingan kali ini tentang bus kota di sebuah kota sebut saja nama kotanya Palembang yang menurut saya unik dan penuh ketidaknyamanan di dalamnya hahah. Tapi buka uniknya yang kita bahas disini tapi ketidaknyamanannya yang akan saya ceritakan dan mungkin semua orang yang pernah ke Palembang dan menaiki bus kotanya akan bisa menilai seperti apa bus kota di kota yang katanya metropolitan ini hahah. Bukan maksud mau menjelekkan kota ini tapi lebih kepada unek-unek saya sebagai blogger amatir saja. Dan saya telah mencatat beberapa point yang benar-benar menjadi ‘kurap’ bus kota yang menjalar di tubuh para penumpang seperti saya [yeh berarti saya kurapan dong] bisa jadi iya wkwkwk

Beberapa point yang menjadi kurap kronis pada bus kota di Palembang sudah saya catat diantaranya:
     
      1.      Bus kotor
balapan bro? samo samo pati pasti balapan rebutan penumpang haha
Ya bus kotor, mungkin orang akan menilai saya orang yang sok bersih ya kalo naik bus kota minta bersih dan steril, bukan itu maksud saya, tapi bus kota di Palembang ini sudah berada pada tahap memang kotor dari yang biasa kita sebut kotor. Sebagai gambaran bayangkan saja bus kota yang dari sepuluh tahun lalu jarang dimandikan pasti kan debunya kemana-mana tuh, bukan Cuma berdebu tapi joknya bisa dibayangkan kutu busuk pun tak mau tinggal lagi disana, memang terdengar lebai tapi memang itulah keadaan riilnya. Well memang tidak semua bus kota tak dicuci atau dimandikan selama bertahun-tahun ya tapi bis yang dicuci dan joknya bersih itu jarang ditemukan atau malah akan dikucilkan dari bus lain kalo mereka dimandikan wkwkw

      2.      Karat dimana-mana
ya baca koran untuk menghindari sentuhan dg karat haha
Jika kalian naik bus kota jangan sembarang pegang gagang pintu atau besi lain dari bus ini haha dijamin tangan anda akan tetanus, ya ini memang sangat lebai kalo dibilang begitu tapi bus kota disini memang dalam kondisi berkarat dan tidak terawat, malah baju saya pernah koyak karena pintu bus yang sudah reot dan layak menjadi kaleng rongsokan melahap lengan baju saya, karena bus berkarat bau karat bau debu bau apek dan bau badan bersatu padu dalam bus ini ihaii lengkap sudah hehe J

      3.      Music remix biduan pesona
Pusri bu? nak mati payo naek! haha
Sumpah ini yang salah satu hal yang membuat kepala saya mumet kalau sudah mendengar musik yang keluar dari soundsystem butut hasil modifikasi sopir bus kota yang gember meluber menjerit kayak nenek gayung lagi mandi terus bilang ‘asyek tarek asyek tarek mang’ oh god L mana cuaca panas, hati panas, kuping panas ohh lalaaa -_-, oh ya sebenarnya ngak ada salahnya kalau di bus kota memutar music tapi kalau musiknya malah merusak kuping dan membuat ketidaknyamanan anak muda seperti saya tersusik malah jengkel adanya, bukannya lagu pop atau dangdut malah lagu remix dengan suara biduannya yang jerit jerit kayak orang digigit anjing homo [nah gimana tuh], kalau teman-teman mau medengarkan bagaimana tuh biduan kayak digigit anjing homo mangkal di bus kota cari aja di google dengan kata kunci ‘remix biduan pesona’ pasti nongol semua tuh lagu-lagu durjana haram jadah itu hohoho

Sebenarnya banyak bus kota di Palembang ini yang musiknya enak didengar seperti lagu-lagu hit dari radio, tapi kembali lagi soundsystemnya belum diuji di IPB dan ITB jadi intinya jauh dari dari kata standard pada akhirnya lagunya Raisa yang sebenarnya enak didengar mejadi terdengar seperti mpok Nori yang suaranya tidak terhitung lagi berapa oktaf dan itu memekakkan telinga, jadi bagi anak-anak Palembang yang alumni IPB dan ITB coba di uji dulu gih ini soundsystem dan system permusikan dan perhiburan ini bus kota [oke ini garing? Jgn dianggap serius hahha] oke yang dari IPB atau ITB jangan tersinggung hehe Cuma joke aja nih

      4.      Copet
Lihat tuh kaca gaholl beuddh :p
Ada bus kota ada copetnya, mungkin tidak selamanya kalimat ini benar tapi memang bus kota di Palembang rawan sekali dengan copetnya, saya adalah salah satu orang yang hamper hilang dompet karena profesi copet ini, jadi ceritanya saya pulang dari kampus dan mau turun tetiba ada juga dua orang yang pura-pura mau turun juga tapi yang satu menghalang-halangi jalan dan yang belakang mulai beraksi menggerangi saya [oh god ] oke jangan istilah menggerayangi tapi menggerepei haha kantong celana bagian belakang saya untung saya mulai ngeh karena ada tangan durjana menjamah dompet saya yang berisi cek 3 M hasil korupsi muehehehe langsung saya tepis tuh tangan dan mereka pura-pura tak melakukan apa-apa saya tengok ke belakang dan saya melihat sepertinya wajah-wajah teman mereka yang siap menyambar dompet saya tapi Alhamdulillah tuhan melindungi saya dompet saya tidak jadi mereka perkosa J hahah

Itu salah satu cerita tak penting tentang pencopetan, tapi teman saya malah banyak yang kecopetan handphone, dompet, malahan katanya sampe kalkutor malah diembat oleh para copeter hahaha, oke kalau anda ke Palembang amankan dompet anda dan barang berharga anda terutama untuk bus kota ‘koridor’ kertapati-km12 atau kertapati-pasar karena menurut penelitian haha tingkat pecopetan di koridor ini cukup tinggi haha dan sepertinya karnet bus dan sopir sepertinya membiarkan aksi ini dan mereka sepertinya berkongsi, entalah,..

      5.      Sopir ugal-ugalan
terus sopirnya lihat jalan gimana tuh?
Kalau sopir ngebut itu mah biasa ya namanya juga nyari makan dan kejar setoran, tapi kalau ugal-ugalan di jalan kebut-kebutan bus kota di Palembang jago tuh haha tapi yang lebih ekstream Cuma bisa anda temuin di bus jurusan bukit besar dimana sopirnya biasa nyetir sambil minum tuak dan mabuk-mabukan wkwkw saya pernah nemuin yang kayak begini, ya kalau anak unsri sudah biasa dengan bus bewarna biru ini.

Tentunya bukan Cuma bus tujuan bukit besar saja yang sering ugal-ugalan yang jurusan lain juga sama haha kalau ada kecelakaan dapat dipastikan anda tak akan dapat asuransi hehe  


Nah ini itulah beberapa point yang saya sebut ‘kurap’ bus kota di Palembang hehe, mungkin banyak orang yang bilang saya orang sok atau apalah tapi memang itulah kenyataanya, tapi menurut saya jika mereka tidak berbenah kan kasian para penumpangnya, tapi kabar baiknya pemkot akan menarik izin itu bus kota secara berlahan dan akan diganti dengan bus rapid transit Trans Musi, dimana pada 2017 bus kota semuanya diganti dengan Trans Musi

So, bagaimana tentang keadaan bus kota di kota anda? Nyaman?

Maaf kalau postingannya rada sok atau gimana gitu ^^v

23 comments :

  1. Waktu SMA naik bus bareng temen. Baru aja mau naik depan mata sendiri tangan si pencopet hampir masuk ke saku temen. Yang lebih mengherankan lagi penampilan si pencopet itu bukan kayak preman sangar gitu malah kayak seorang mahasiswa

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang mau nyopet saya kemaren malah tampang anak SMP hahah kalau bukan karena mereka rame dan saya sendirian sudah saya terajang semua tuh bocah-bocah =.=

      Delete
  2. waktu masih tinggal di Palembang pun udah lama ga naek bus kota, selain karna alasan diatas juga karna :
    1. penumpang yang ga mikirin orang lain (ngerokok dan duduk seluas2nya)
    2. karna busnya hobi ngetem, capek nunggu, buang waktu.
    jadi ya mending naek kendaraan pribadi deh...

    itu beneran bus mau ditarik ? yeeeyyy... ayok naek TM \(^_^)/ (walopun aku sendiri lom pernah naek TM :p)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yeh kalo ada jet pribadi juga aye pake neng hahah..
      ya sekarang TM sudah mulai diperbanyak meski didera kabar kebangrutan dan gaji sopir telat bayar :D

      Delete
    2. ga perlu langsung pake jet lah, helikopter pun cukup kang :p

      yaaahhh... semoga kabarnya cuma gosip, biar klo nanti aku balik palembang bisa nebeng mamang bus muter2 :D

      Delete
    3. Hahahah bus muter-muter ngak bisa mbaknyu, tapi kalo jalan-jalan bisa :p

      Delete
  3. idih, busnya unik betul! serasa naik kaleng yah. :))

    ReplyDelete
  4. Ya harus diakui sih kalo bus - bus itu udah gak layak pake dan emang harus ditarik. Karena ugal - ugalannya parah banget. Terakhir ada berita tentang bus terbang di depan RSMH. Ckckckck...

    Tapi itu bus banyak kenangannya ben sebelum ada trans musi. Dan kenangannya manis. Haha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah seirusan ke? hahah kayak di filmw dong :)


      kenangan naek 'rongsokan' menuju kampus Indralaya selama 3 tahunan hahah ^^V

      Delete
    2. Bukan cuma 3 tahun, ben,.. Aku naik bus dari kecil. Les juga naik bus. Itu foto pertama foto bus km 12... udah khatam aku mah naik itu :3

      Delete
    3. ohhh. eh tapi kok blog mu ilang?

      Delete
    4. Lagi melakukan transformasi, Ben. Dia mau kembali jadi blog yang bisa dimengerti orang lain. Hahahaha. Kalau udah siap go public, baru di ekspos. *Lah* *Semacam artis* haha

      Delete
  5. aku gak pernah nai bus kota, takut ._. mending naik angkot atau transmusi #curcol
    btw anjing homo gimana ya? -___-

    ReplyDelete
  6. Replies
    1. syukurlah kalo menarik malah saya sempat berpikir kalo orang akan mikir saya orang yang sok hahah

      Delete
  7. :D:D nice post . .
    salam kenal . . .

    ReplyDelete
  8. hmm... dulu sebelum tahu cara naik TM pake bus trus. Tapi untungnya engga terjadi kecopetan dan ... memang begitulah keadaan bus di kota Palembang -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya busnya lebih elok di pajang di mesium

      Delete
  9. Sempet kaget liat kaca depan sopirnya itu, maklum blm pernah kesana. :)

    ReplyDelete
  10. Mungkin itu hanya beberapa dari bus di Palembang, yg perlu di ingat tidak semuqa bus di Palembang kyak gitu ya...

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan pesan anda, tidak perlu pesan panjang, cukup komen sederhana saja, oke salam kenal