Wednesday, April 4, 2012

Apa kabar??

jikalalah malam bisa kutaklukkan. untuk sebuah secercah caya terang aku rela walau aku harus mati tanpa cahaya, naif jika aku mengulang hari hanya untuk bertemu kamu untuk berkata yang kedua kali..

jikalah siang harus ku rubah menjadi gelap. bukankah mengharap pelangi itu tak mudah? dan aku begitu kaku walau hanya untuk mendapatkan sebuah jawaban yang pada akhirnya tidak begitu penting bagiku..

sudahlahhh. bukankah setiap detik punya catatanya sendiri, dan kini anggap saja aku hadir tidak lebih tiga detik dalam hidupmu, simpel? memang anggap saja begitu. tidakkah engkau sadar tiga waktu aku mencintaimu. dan…. kamu tak tahu,, simpel bagiku? tidak sungguh tidak..

sekarang waktu memang terasa penting, mungkin bagimu, mungkin bagiku, tidak ada beda semua sudah begitu jauh, jika sekarang kau datang hanya untuk mengulang kengan lama. terimakasih, sekali lagi terimakasih karena aku tak begitu lagi setidaknya untuk detik ini,

jalan kini memang sudah berbeda, kau hanya mengingingat jalan yang penuh penuh bunga, sedang aku mengigat jalan gersang penuh daun kering, berbeda! sekali lagi ini berbeda,,,

apa kabar? itulah yang aku ingin sampaikan padamu untuk seribu waktu yang aku curahkan dan  sampai ke hatimu. dan sampai jumpa lagi kata inilah yang harus kau simpan, karena mungkin kita akan berjupa lagi…

siapa tauuu!!

Comments
0 Comments

No comments :

Post a Comment

Silakan tinggalkan pesan anda, tidak perlu pesan panjang, cukup komen sederhana saja, oke salam kenal