Wednesday, August 7, 2013

A Walk To Remember

Tetiba saya jadi ingat judul film yang judulnya sama persis dengan judul postingan ini setelah berkunjung ke blog teman saya yang juga sama persis judulnya dengan judul film ini [muter-muter nulisnya-.-] saya juga tidak tau persis dia mengunakan judul film ini karena sudah nonton filmnya atau apa itu tidak begitu penting hahah tapi yang penting saya ingin cerita sedikit tentang film ini, saya sebenarnya sudah lama nonton film lama ini [ribet ngak ini] ya film ini di 2013 sudah bisa dibilang jadul karena film ini diproduksi tahun 2002 kebayang kan itu film sudah lewat 10 tahun.
Mandy Moore/ Jamie
Film ini menceritakan seorang yang religius dan kutu buku bernama Jamie di sebuah sekolah menengah di Carolina Utara, Jamie yang diperankan oleh Mandy Moore di film ini merupakan anak seorang religius yakni seorang pendeta yang bernama Sulivan. Di sekolah Jamie merupakan orang yang bersifat religius dan kutu buku yang acap kali jadi bahan bullying teman-teman satu sekolahnya termasuk teman-teman sang raja bulying Landon carter yang diperankan oleh Shane West, Landon dikenal sebagai cowok keren di sekolahnya yang punya geng bully yang oke punya hahah suatu hari geng ini  ngebully salah satu temannya yang berakibat fatal kalau tidak salah si yang kena bully itu jatuh ke dalam kolam yang ada isinya [ngak tau apa] yang membuat si korban masuk rumah sakit. and you know yang jadi otak dari pembulian ini adalah London yang membuat dia terancam di keluarkan dari sekolah dan menjalani hukuman percobaan seperti ikut berbagai kegiatan yang diadakan sekolah di luar jam perlajaran termasuk drama musikal.
Shane West / Landon
Di ekstrakurikuler inilah Landon dan Jamie dipertemukan cocok kan yang satu punya potensi untuk dibully satunya lagi punya hobby bully haha tapi disini si Landon tidak membully si Jamie namun Landon sering bertanya kepada Jamie tentang  bagian yang diperankannya  karena dia tidak memahaminya. Landon tetap berusaha mendekati Jamie. Pada satu scane teman-teman Landon membully Jamie dengan suatu lelucon jahat dan Landon yang berperan sebagai pahlawan. Setelah mereka dekat ada satu permintaan dari si Jamie bahawa Landon tidak boleh jatuh cinta padanya sebuah kata-kata yang sangat lucu bagi Landon bagaimana bisa dia orang terkeren di sekolahnya menyukai si Jamienim katroing hahah tapi itu tak berlangsung lama pada akhirnya mereka kencan dengan syarat dapat persetujuan dari ayahnya, kalau di Indonesia si Jamie ini mungkin mirip anak pak ustad lah :D.

And Then.... yang namanya film ya akhirnya jatuh cinta juga [freett] seingat saya si Jamie ini punya daftar cita-cita ata semacam keinginan yang ia tulis. Namun di saat hubungan mereka mulai serius si Jamie mengunggapkan rahasia besar bahwa Jamie mengidap leukemia dan pengobatan sudah tidak dapat dilakukaan. Landon menjadi sedih sementara Jamie sakit Landon terus memenuhi keinginan Jamie yang iya tulis dengan ketulusan cinta si Jamie membuat Landon berubah dari badboy menjadi anak baik dan bercita-cita ingin kuliah kedokteran. 

Pada saat Jamie sudah melakukan rawat jalan dan mereka melihat bintang melalui teleskop buatan Landon [di film ini jamie ingin / hobi melihat bintang] Landon melamarnya untuk mewujudkan impian Jamie di point pertama yaitu menikah, mereka menikah kemudian si Jamie mati hahah ngak seru ya certinya haha tapi akan menjadi seru kalo ditonton full ini film.
Empat tahun berlalu [ini model film jadul] si Landon sudah kuliah kedokteran menumui mertuanya Sulivan. Pendeta Sulivan berkata bahawa dia dan ibunya bangga dengan pencapain Landon, London meminta maaf pada pendeta Sulivan karena tidak dapat menyaksikan mukjizatya namun Sulivan bilang kalau Landon merupakan Mukjizat bagi Jamie 
Film ini ditutup dengan scane ketika Landon berjalan di tepi danau dan mengatakan bahwa Jamie telah menyelamatkan nyawanya dan cinta mereka ibarat angin tak dapat dilihat dan hanya bisa dirasakan preeeeetettt 
Trailler
             
Soundtrack yang paling saya suka   
                                
@Benagustian

Sunday, August 4, 2013

Welcome Home

Akhirnya saya sampai di kampung halaman saya di Bukit Barisan :) setelah menempuh perjalanan hampir 10 jam. Melelahkan? saya rasa normal kalau iya :D. oke itu tidak penting. bagaimana tidak lelah kalau mudiknya menggunakan bus yang pake AC alami hehe. Panas? sedkit!. itulah mengapa saya lebih suka mudik malam hari ketimbang siang karena kalau malam hari adem jadi bisa menghindari lelah dan letihnya berpuasa ria :D

nah ada beberapa hal sebenarnya mengapa saya suka mudik malam hari untuk perjalanan 10 jam ini, ketimbang siang hari.

1. Mengurangi rasa gerah
Mudik menggunakan bus dengan AC alami seperti saya akan menjadi seperti neraka kalau mudiknya siang hari apa lagi bulan puasa. argggghhh bakalan ngak kuat nahan puasa :). saya adalah salah satu korbannya. dapat dibayangkan kalau musim mudik kayak gini penghuni kota besar di Indonesia banyak yang mudik ke kampung halaman ya tidak terkecuali Palembang. Bus tampa AC mudik siang hari ckckckc bukan cuma manusia yang membludak di bus barang bawaan juga.

2. Berkurangnya asap rokok
Ini adalah salah satu hal yang paling saya benci kalo naek bus umum ketika mudik, ROKOK. tau sendiri kan setan dari golongan manusia banyak yang ngak puasa kalau mudik siang hari dan you know mereka saking menjengkelkannya mereka merokok. arggghhh kalau saya malaikat maut bakal saya cabut itu nyawa mereka kalau bisa wkwkwk. nah kalau mudik malam hari sebenarnya sama saja masih ada setan yang merokok tapi bakal berkurang lewat dari jam dua belas malam karena setannya pada tidur heheh [eh maaf ya yang suka merokok] jadi bisa bernafas lega kalau mereka  sudah menutup mata.

3. Bisa molor agak nyaman
Ya 'agak' tidak lebih haha. jadi kalau  mudik malam hari biasa tidur di bus kalau siang hari panas dan berdebu seperti jalan Palembang-Prabumulih-Lahat wah bakal ruyam urusannya bakal tebal hidung dengan debu hidung kita ditambah lagi rokok para setan dari golongan manusia hahha